Mengenai Saya

Foto Saya
nothing special about me

Kamis, 15 September 2011

PENANAMAN KELAPA SAWIT

A.  Memasang Ajir (Pengajiran)
      Pedoman memasang ajir sebagai berikut.
  1. Arah barisan di atur dari utara ke selatan dan tegak lurus terhadap jalan sekunder (jalan produksi).
  2. Jarak tanam 9,08 x 9,08 x 9,08 meter merupakan jarak tanam segitiga sama sisi dengan pengertaian jarak tanam antara barisan 7,86 meter sehingga dalam 1 ha lahan terdapat 143 pohon.
  3. Tinggi ajir minimum 1 meter diatas tanah. Ajir dipilih yang lurus dan panjangnya 1,25 meter. Ajir harus ditekan sedalam mungkin. Sehingga tidak mudah tumbang oleh angina atau hujan.
  4. Pengajiran harus lurus dan merupakan bujur sangkar yang di bagian tengahnya terdapat satu titik ajir (mata lima).
B.  Membuat Lubang Tanam
  1. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. setelah di gali, lubang tanam dibiarkan terbuka selama 2 minggu.
  2. Tanah galian bagian atas (topsoil) setebal 20 cm di pisahkan dengan tanah galian bagian bawah (subsoil) dionggokkan di sisi yang berlainan.
  3. Setelah dua minggu dibiarkan, setiap lubang dipupuk dengan pupuk pratanam, seperti Agrophos sebanyak 1 kg dan Patenkali 250 gram.
C.  Menanam Bibit
  1. Semua bibit yang akan di tanam sebelumnya harus diseleksi di pembibitan (main nursery). Sebelum diangkut ke lapangan sebaiknya bibit disemprot menggunakan pestisida dengan kosentrasi 0,1%.
  2. Umur bibit yang di tanam di lapangan 12-14 bulan.
  3. Ketika sedang melakukan penanaman, leher akar (root collar) harus tepat berada di permukaan tanah.
  4. Lubang yang sudah di tanami bibit di timbun tanah lagi tahap demi tahap dan disertai dengan injakan yang kuat dari arah luar kedalam.
  5. Setelah penanaman selesai, tanah di sekitar pohon di ratakan sehingga mnjadi piringan pohon (tanah yang mengitari ohon dan tidak di tanami apapun).
  6. Polybag bekas bibit tidak dibenarkan ikut ditanam, bahkan harus disimpan atau di gantungkan diatas ajir untuk mempermudah pengawasan.
  7. Tanaman yang kurang baik pertumbuhannya, seperti tanaman yang tumbuhnya miring atau tanaman yang di tanam terlalu dalam harus dibetulkan. Pekerjaan ini harus dilakukan 3-4 hari setelah penanaman dan dikerjakan oleh tenaka kerja khusus.
  8. Apabila saat menanam cuaca kering, perlu dilakukan penyiraman minum sehari sekali sampai ada hujan.
D.  Menyisip atau Menyulam Bibit yang Jelek atau Mat
  1. Penyulaman dilakukan setelah 6 bulan penanaman dan diusahakan pada musih hujan.
  2. Apabila penanaman dilakukan dengan bai, penyisipan atau penyulaman biasanya tidak akan lebih dari 2-3%
  3. Ketika sedang melakukan penyulaman, usahakan tanaman kelapa sawit yang tergolong jelek dan tidak lolos dari seleksi di pembibitan (main nursery) di ganti dengan tanaman yang baru.
  4. Bibit yang di gunakan untuk penyisipan sebaiknya memiliki umur dan jenis yang sama dengan tanaman yang disisip untuk memperoleh pertumbuhan yang seragam di lapangan.
E.  Menanam Tanaman Penutup Tanah

          Tanaman penutup tanah berfungsi menahan air yang masuk ke dalam tanah lebih lama, sehingga kelembapan tanah terjaga dengan baik. Tanaman penutup tanah yang dapat di tanam di lokasi perkebunan kelapa sawit diantaranya; peuraria javanica, centrosema pubessent, dan collopogonium mucunoides. Setiap hektar lahan dapat di tanami tanaman penutup tanah sebanyak 4 kg peuraria javanica, 8 kg centrosema pubessent,  dan 8 kg collopogonium muconoides.
          Penanamannya dilakukan dengan cara membuat larikan sebanyak 5-7 setiap gawangan, kemudian biji ditaburkan dalam larikan dan ditutup. Sebelum ditanam, bibi kacang-kacangan di campur dulu dengan pupuk Agrophos dalam perbandingan 1:1. Rotasi pemeliharaan penutup tanah dilakukan 2-3 minggu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar